(via newagestreetfashion)
(via newagestreetfashion)
(via newagestreetfashion)
(via iheart-photos)
Seperti biasa, bercengkerama di twitter sambil sesekali melirik timeline dan ngga sengaja baca salah satu tweet entah milik siapa yang isinya : He said, “i’ll love you forever..” Who knew forever ended so fast?
Setelah dipikir-pikir memang benar. Siapa yang bisa memperkirakan seberapa lama suatu perasaaan bertahan dalam diri seseorang dengan konstan? Karena itu isi tweet tadi aku kirim ke nomer handphone pacar ditambah beberapa kalimat dibawahnya : Iya juga sih ya.. mana ada yang tau kapan waktu ngerubah berbagai hal. Jadi, kira-kira kamu sayang sama aku sampe kapan ya? ;)
Dan ngga berapa lama kemudian ada balasan SMS dari dia. Isinya : Aku sayang kamu. Dan gak ada waktu yang bisa menilai seberapa lama rasa sayang aku ke kamu :) Forever itu cuma buat anak kecil. Buat kamu just i love you. Love mean everlasting :)
Nah loh! Haha.. mungkin kalau dalam cerita fairytale atau princess kalimat seperti ini adalah sweet, tapi lain hal dengan aku yang sedang berpijak pada realita. Bukan engga senang bacanya, tapi ada beberapa hal atau kemungkinan yang harus dipikirkan karena tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa terjadi bukan? Untuk sekarang ini aku memilih bersyukur dan percaya semoga perjalanan hubungan ini bisa sampai seterusnya. Amin!
Setelah berpikir mau nulis apa akhirnya aku pilih membalas singkat SMS darinya : …. gatau mau komen apa lagi :’) aku sayang kamu. Kemarin, sekarang dan mudah-mudahan besok :*
Jauh dari kata sweet bukan balesan dari aku? Hahaha.. tapi memang cuma itu jawaban yang bisa aku kasih. Kalau kalimat ‘kemarin, sekarang dan mudah-mudahan besok’ diulang tiap harinya, maka akan mendapatkan makna yang sama. Intinya aku sayang kamu, tapi ngga bisa diukur seberapa lama atau seberapa dalam karena perasaan berubah. Bisa semakin sayang, sama saja atau berkurang. Dan aku ngga mau ngasih atau mendengar janji dan kata-kata manis karena ‘kemungkinan’ bukan hal yang bisa dipastikan, melainkan hanya bisa diprediksi :)
Thanks for reading this!
♥
(Source: kuntichul)
(Source: kuntichul)
Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu persis, sebaliknya dalam kapasitas yang sama
-anonymous
(Source: kuntichul)
(via inspiring-pictures)
(via inspiring-pictures)
By far